Jakarta

Kiper Aston Villa, Emiliano Martinez, tidak diusir keluar lapangan meski mendapatkan kartu kuning dua kali dalam laga melawan Lille. Apa alasannya?

Aston Villa bertandang ke markas Lille dalam leg kedua perempatfinal Conference League, Jumat (19/4/2024) dini hari WIB. Duel tuntas 2-1 untuk Lille selama 90 menit waktu normal.

Pertandingan dilanjutkan ke 2×15 menit karena agregat menjadi 2-2 setelah Aston Villa menang 1-0 di leg pertama. Babak tambahan itu, tak ada gol tercipta dan harus dicari pemenangan lewat adu penalti.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam adu penalti, Martinez diganjar kartu kuning karena melakukan provokasi ke suporter lawan. Itu menjadi kartu kuning kedua Martinez di laga ini, setelah yang pertama didapat di menit ke-39 karena mengulur waktu.

Meski sudah dapat dua kartu kuning, kiper asal Argentina itu masih dibolehkan bermain. Alhasil, dia menjadi pahlawan di fase tos-tosan dengan menepis dua eksekutor lawan.

Tentu terjadi kebingungan dalam situasi kartu kuning kedua Martinez. Nah, rupanya kartu kuning pertama tidak pernah lagi dianggap selama fase adu penalti atau diputihkan.

Aturan tersebut sudah diperkenalkan sejak empat tahun lalu, namun memang banyak yang belum mengetahui karena insedennya sangat jarang.

“Saya mendapat kartu kuning setelah 30 menit dan kami tertinggal, jadi saya tidak tahu apa yang diinginkan wasit dari saya,” kata Martinez yang dikutip dari Independent.

“Kemudian tidak ada bola di titik penalti dan saya meminta bola dari petugas bola dan saya mendapat kartu kuning; saya hanya tidak mengerti peraturannya,” sambungnya.

Ketidaktahuan juga diungkap pelatih Lille, Paulo Fonseca. Dia tak kecewa karena memang ini situasi yang baru selama pengalamannya di dunia sepakbola.

“Saya pikir tidak ada yang tahu! Saya sudah bertahun-tahun berkecimpung di sepakbola dan itu tidak pernah terjadi!” Fonseca menegaskan.

Simak Video “Arsenal Keok di Kandang, Aston Villa Cetak 2 Gol
[Gambas:Video 20detik]
(ran/aff)



Slot Gacor

Kuta4d

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *